COVID-19


 Virus corona baru penyebab penyakit Covid-19 adalah virus baru yang menyerang pernapasan manusia.

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona jenis baru dan para ahli di Indonesia dan global masih terus meneliti sejauh mana keganasan dan tingkat penyebarannya.

Virus corona sendiri adalah kumpulan besar berbagai virus, beberapa menyebabkan penyakit pada manusia dan lainnya hanya hidup pada hewan, termasuk unta, kucing, dan kelelawar.

Kasus pertama infeksi virus corona baru ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Sampai sekarang Perserikatan Bangsa-Bangsa, pejabat kesehatan masyarakat, dan mitra bekerja keras untuk mengidentifikasi sumber virus dan mengatasi penyebarannya.

Awalnya, virus corona ditemukan pada hewan, tetapi sekarang menyebar dari orang ke orang melalui percikan dari saluran pernapasan (dahak/ludah) dalam jarak dekat, contohnya pada petugas kesehatan di tempat kerja saat merawat orang sakit tersebut.

Tanda-tanda umum orang terinfeksi virus corona ini adalah demam di atas 38o C, batuk, sesak napas dan susah bernapas. Pada kasus parah, infeksi dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.

Kamu dapat melindungi diri dengan:
- Sering-sering cuci tangan dengan SABUN dan AIR MENGALIR. Contohnya: sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, berpergian, menyentuh binatang atau kotoran hewan
- Menutupi mulut dan hidung dengan tisu sekali pakai ketika batuk atau bersin
- Hindari kontak dekat dengan orang yang menunjukkan gejala.
- Cari pertolongan medis jika kamu demam, batuk, atau sulit bernapas.

Kamu bisa melindungi orang lain dari virus ini dengan tindakan pencegahan berikut:
- Saat kamu batuk atau bersin, tutup mulut dan hidung dengan siku atau tisu
- Segera buang tisu yang telah dipakai ke tempat sampah
- Bersihkan tangan dengan sabun setelah batuk atau bersin
- Hindari kontak dengan orang lain saat kamu batuk atau demam
- Jangan meludah di tempat umum
- Cari pertolongan medis jika orang yang kamu sayangi mengalami demam, batuk atau kesulitan bernapas.

 Jumlah pasien positif Virus Corona, per Kamis (19/3), bertambah menjadi 309 orang, dengan 25 orang di antaranya meninggal dunia.

"Total kasus hari ini adalah 309 orang," ujar juru bicara pemerintah khusus penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers, di Jakarta, Kamis (19/3).

Kasus-kasus itu berasal dari Bali (1 kasus), Banten (27), DIY (5), DKI Jakarta (210), Jawa Barat (26), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (9), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Timur (3), Kepulauan Riau (3).
Selain itu, Sulawesi Utara (1), Sumatera Utara (2), Sulawesi Tenggara (3), Sulawesi Selatan (2), Lampung (1), Riau (2).

Dari angka itu, Yuri menyebut ada pula peningkatan jumlah korban yang meninggal dunia. Korban terbanyak berasal dari DKI, yakni 17 orang.
Di samping itu, Jateng menyumbang 3 kasus, serta Bali, Banten, Jabar, Jatim, dan Sumut masing-masing satu kematian.

"Total kematian 25 person, atau 8 persen dari kasus yang kita rawat," ungkapnya.
Ia juga menyebut ada 15 orang yang sembuh dari Corona setelah menjalani dua kali tes Corona.

"Total yang sudah sembuh keseluruhan 15 orang," tandasnya.

Sehari sebelumnya, Pemerintah menyebut kasus positif Corona mencapai 227 orang, dengan 19 orang meninggal dunia, dan 11 pasien sembuh.



Komentar

Posting Komentar